Standard Operating Procedure (SOP)
TIM PROGRAM INKLUSI — SD MUHAMMADIYAH SANG PENCERAH METRO
I. Kedudukan Strategis & Filosofi Islami
1. Kedudukan Organisasi: Tim Program Inklusi merupakan unit pelaksana teknis di bawah koordinasi Waka Kurikulum (aspek akademis/PPI) dan Waka Kesiswaan (aspek pendampingan & karakter).
2. Filosofi Pelayanan:
- Fitrah Based Education: Setiap anak diciptakan unik dengan keanekaragaman potensi dan tantangan masing-masing.
- Modifikasi Kurikulum: Kurikulum reguler diadaptasi sesuai hambatan dan tingkat perkembangan siswa melalui Program Pembelajaran Individual (PPI).
- Integritas Lingkungan: Menumbuhkan empati, adab Islami, dan iklim saling menghargai di kelas inklusif.
II. Deskripsi Tugas & Peran (Job Description)
| Posisi | Tanggung Jawab Utama |
|---|---|
| Ketua Tim Inklusi | Menyusun program kerja & grand design PPI, kerja sama mitra ahli (MoU), memimpin Case Conference, serta supervisi mutu GPK. |
| Sekretaris Tim | Mengelola database medis/asesmen psikologi, mencetak & mendistribusikan PPI, mengurus persuratan, dan notulensi rapat. |
| Bendahara Tim | Menyusun RAB layanan inklusi, mengelola dana operasional, pengadaan media sensori, honorarium GPK, dan menyusun LPJ. |
| Anggota / GPK | Menyusun draf PPI, mendampingi PDBK di kelas/Ruang Sumber, melaksanakan intervensi perilaku/sensori, dan mengisi Logbook harian. |
III. Prosedur Operasional Standar (Core Workflow)
1. Skrining & Asesmen
2. Penyusunan PPI
3. KBM & Ruang Sumber
4. Ujian & Progress Report
SOP 1: Penerimaan, Skrining, & Asesmen Profesional
- Pendaftaran: Pengumpulan rekam medis dan hasil asesmen psikologi awal.
- Skrining Internal: Observasi awal makhraj, motorik, bahasa, dan regulasi emosi oleh Tim Inklusi.
- Asesmen Ahli: Rujukan ke Psikolog/Terapis Mitra jika belum memiliki diagnosis resmi.
- Kategorisasi: Kategori A (Pendampingan Penuh), Kategori B (Pendampingan Parsial), Kategori C (Pendampingan Mandiri).
SOP 2: Penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI)
- Analisis Data: Mengkaji kekuatan, hambatan, dan kebutuhan khusus PDBK.
- Perumusan Draf: GPK merumuskan target capaian 1 semester (Akademik, Adab, Kemandirian, Motorik).
- Initial Case Conference: Rapat bersama Orang Tua untuk menyepakati target dan metode pendampingan.
- Pengesahan: Penandatanganan dokumen PPI oleh Tim, Orang Tua, dan Waka Kurikulum.
SOP 3: KBM Inklusif & Ruang Sumber (Resource Room)
- Kelas Reguler: KBM berbasis diferensiasi didampingi GPK tanpa mengganggu ketertiban kelas.
- Ruang Sumber (Pull-out System): Intervensi individual saat PDBK mengalami tantrum atau butuh regulasi sensori.
- Pembiasaan Islami: Bimbingan wudhu, shalat, doa, dan adab harian sesuai kemampuan PDBK.
ZERO TOLERANCE DISKRIMINASI & BULLYING: Seluruh warga sekolah dilarang keras melakukan penolakan atau ejekan terhadap PDBK. Sekolah mengedepankan budaya empati dan peer-tutoring.
SOP 4: Evaluasi Ujian, Case Conference, & Progress Report
- Modifikasi Evaluasi: Soal ujian disesuaikan (Duplikasi, Modifikasi, Subtitusi, atau Omisi) dan dapat dikerjakan di Ruang Sumber.
- Case Conference Bulanan: Rapat evaluasi berkala untuk membahas kemajuan belajar dan perilaku.
- Penerbitan Rapor: Orang tua menerima Rapor Akademik Reguler dan Rapor Perkembangan Inklusi (PPI) di akhir semester.
IV. Key Performance Indicators (KPI)
| Indikator Mutu | Target Standar | Metode Evaluasi | Penanggung Jawab |
|---|---|---|---|
| Dokumen PPI Sah | 100% PDBK Memiliki PPI (H+14) | Audit Administrasi PPI | Ketua & Sekretaris |
| Capaian Target PPI | Minimal 80% Capaian Target | Audit Progress Report | GPK & Waka Kurikulum |
| Ketertiban Logbook | 100% Pengisian Terisi Harian | Monitoring Jurnal Mingguan | Sekretaris & Ketua |
| Kepuasan Orang Tua | Skor Minimal 4.2 / 5.0 | Survei Kepuasan Semesteran | Tim Inklusi |
| Sinergi Mitra Ahli | Min. 2x Case Conference/Smt | Notulensi & Laporan Evaluasi | Ketua Tim |