YpbnII0FN1f46YefAvIEUSgpDWrBERS7WLQQkJGW

Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendidikan Inklusif


SD MUHAMMADIYAH SANG PENCERAH METRO

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PENDIDIKAN INKLUSIF

Landasan Nilai Al-Ma'un & Permendiknas No. 70 Tahun 2009 | Website: www.sdmu-sangpencerah.info

PRINSIP UTAMA: Penyelenggaraan pendidikan inklusif di SD Muhammadiyah Sang Pencerah Metro berlandaskan nilai keislaman, kesetaraan hak belajar, serta kepedulian sosial tanpa diskriminasi.
1. PROSEDUR OPERASIONAL: PIHAK SEKOLAH & MANAJEMEN
  1. Penerimaan Peserta Didik Baru: Menyediakan kuota dan jalur asesmen khusus untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) sesuai daya tampung.
  2. Fasilitas Aksesibel: Menyediakan aksesibilitas fisik yang aman dan ramah disabilitas di area sekolah.
  3. Akomodasi Kurikulum: Memfasilitasi fleksibilitas kurikulum (modifikasi/adaptasi) sesuai Capaian Pembelajaran peserta didik.
  4. Manajemen SDM: Menugaskan GPK serta menyelenggarakan pelatihan inklusi berkala bagi seluruh staf pengajar.
  5. Evaluasi Berkala: Mengadakan rapat koordinasi evaluasi bulanan antara Kepala Sekolah, Tim Inklusi, GPK, dan Guru Kelas.
2. PROSEDUR OPERASIONAL: PSIKOLOG / TERAPIS / TENAGA AHLI
  1. Asesmen Diagnostik: Melakukan pemeriksaan psikologis untuk mengidentifikasi profil hambatan dan potensi PDBK.
  2. Laporan Hasil Asesmen: Menyediakan dokumen rekomendasi resmi terkait intervensi dan strategi belajar siswa.
  3. Penyusunan PPI: Mendampingi tim sekolah dalam merumuskan Program Pendidikan Individual (PPI) pada awal semester.
  4. Evaluasi Klinis: Melakukan re-asesmen perkembangan emosi dan perilaku PDBK setiap 6 bulan sekali.
3. PROSEDUR OPERASIONAL: GURU PENDAMPING KHUSUS (GPK)
  1. Perancangan Dokumen PPI: Menyusun target dan indikator pembelajaran khusus bersama Guru Kelas.
  2. Pendampingan Belajar: Mendampingi PDBK di kelas reguler maupun di Ruang Sumber (*Resource Room*).
  3. Adaptasi Materi & Ujian: Menyederhanakan lembar kerja, metode pengajaran, dan instrumen penilaian harian.
  4. Jurnal Penghubung: Mencatat perkembangan harian serta rekomendasi latihan pada Jurnal Penghubung.
  5. Pencegahan Tantrum: Menerapkan teknik de-eskalasi saat terjadi gangguan emosi atau kelebihan beban sensori.
4. PROSEDUR OPERASIONAL: ORANG TUA / WALI PDBK
  1. Keterbukaan Informasi: Menyampaikan riwayat rekam medis dan hasil asesmen tumbuh kembang anak secara transparan.
  2. Komunikasi Rutin: Memantau serta mengisi balasan pada Jurnal Penghubung Harian dari sekolah.
  3. Habituasi di Rumah: Melanjutkan program pembiasaan kemandirian yang direkomendasikan oleh GPK.
  4. Konsistensi Terapi: Memastikan siswa tetap mengikuti jadwal terapi di luar sekolah secara teratur.
  5. Pertemuan PPI: Hadir dalam penyusunan dan pengesahan dokumen PPI setiap awal semester.
5. PROSEDUR OPERASIONAL: LINGKUNGAN SEKOLAH & TEMAN SEBAYA
  1. Program Teman Pendamping: Mengembangkan *Buddy System* untuk menumbuhkan empati siswa reguler.
  2. Bebas Perundungan: Menjamin lingkungan belajar yang aman dari tindakan perundungan atau stigmatisasi.
  3. Partisipasi Inklusif: Melibatkan PDBK dalam kegiatan ekstrakurikuler, upacara, dan kegiatan keagamaan.
6. PROSEDUR OPERASIONAL: PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS (PDBK)
  1. Pembelajaran Akomodatif: Mengikuti proses pembelajaran sesuai indikator target dokumen PPI.
  2. Pembiasaan Karakter: Mengikuti kegiatan ibadah harian dengan adaptasi instruksi yang disesuaikan.
  3. Latihan Kemandirian: Berlatih menyampaikan kebutuhan dasar serta mengelola emosi secara bertahap.
ALUR PELAKSANAAN PENDIDIKAN INKLUSIF:

1. Asesmen Diagnostik

Pemeriksaan potensi dan hambatan siswa oleh Psikolog/Tenaga Ahli.

2. Penyusunan PPI

Perumusan target belajar individual oleh GPK, Guru Kelas, dan Orang Tua.

3. Pelaksanaan KBM

Pembelajaran di kelas inklusif dengan adaptasi materi dan sarana.

4. Evaluasi & Laporan

Penilaian berkala serta pencetakan laporan capaian perkembangan.

Mengetahui,
Kepala SD Muhammadiyah Sang Pencerah




Ilham Azzam Khairurrizqi,M.Pd.,Gr
NBM. 1163 922

Metro,
Koordinator Tim Inklusi / GPK




( _________________________ )
NBM. ....................................